Ada sebuah rahasia yang mungkin belum banyak di ketahui. Laki laki itu sering dianggap makhluk yang sederhana.
Katanya cukup di kasih makan, di sayang, lalu selesai.
Padahal kenyataannya tidak sesederhana itu lho.
Kalau laki laki benar benar sesederhana charger HP, tentu tidak akan ada lagu galau, film patah hati, atau curhatan tengah malam bersama teman.
Nah, yang lucu, banyak perempuan sibuk mencari tahu bagaimana cara terlihat lebih cantik, lebih modis, atau lebih menarik. Padahal sering kali hal yang membuat laki laki jatuh hati justru muncul saat perempuan sedang tidak berusaha menjadi siapa-siapa.
Aneh?
Memang.
Tapi begitulah manusia.
Laki Laki Suka Perempuan yang Tidak Membuat Hidup Terasa Seperti Ujian Nasional
Bayangkan ini.
Seorang laki laki baru pulang kerja.
Otaknya sudah dipakai untuk menghadapi atasan, Macet, Tagihan, Target.
Belum lagi grup keluarga yang tiba tiba ramai membahas warisan yang bahkan belum ada.
Sesampainya di rumah, ia berharap menemukan tempat nyaman.
Bukan sesi interogasi.
Juga Bukan kuis berhadiah.
Bukan teka teki level internasional.
Wah, banyak laki-laki diam-diam menyukai perempuan yang bisa membuat suasana terasa ringan.
Bukan berarti harus lucu seperti komedian.
Tetapi kehadirannya membuat hati tidak tegang.
Karena hidup sudah cukup ribet. Tidak semua hal harus dibuat lebih rumit.
Mereka Suka Perempuan yang Punya Kehidupan Sendiri
Percaya atau tidak, laki-laki sering kagum pada perempuan yang sibuk mengejar impiannya sendiri.
Yang punya kegiatan.
Punya target.
Lalu Punya kesibukan.
Punya cerita.
Kenapa?
Karena perempuan seperti ini biasanya membawa energi yang berbeda.
Saat ngobrol ada topik.
Atau Saat bertemu ada cerita.
Saat bersama ada semangat.
Nah, dibanding seseorang yang menjadikan pasangan sebagai pusat alam semesta, banyak laki-laki justru tertarik pada perempuan yang tetap punya dunianya sendiri.
Ibarat kopi, rasanya lebih kaya.
Yang Bikin Laki-Laki Meleleh Kadang Hal Receh
Kalau perempuan sering mengingat momen besar, laki-laki kadang justru tersentuh oleh hal-hal yang terlihat tidak penting.
Misalnya.
“Tadi hati-hati di jalan ya.”
Atau.
“Udah makan belum?”
Atau bahkan.
“Aku lihat kamu capek hari ini.”
Sederhana sekali.
Tapi anehnya, perhatian kecil seperti itu sering menempel lebih lama di kepala di banding hadiah mahal.
Lho kok bisa?
Karena perhatian membuat seseorang merasa di perhatikan. Dan itu kebutuhan dasar manusia.
Laki-Laki Tidak Terlalu Peduli Kesempurnaan
Ini bagian yang sering bikin salah paham.
Banyak perempuan merasa harus tampil sempurna setiap waktu.
Harus selalu cantik.
Lalu Harus selalu rapi.
Harus selalu terlihat luar biasa.
Padahal banyak laki-laki justru suka melihat sisi asli seseorang.
Senyum yang tidak sempurna.
Tawa yang lepas.
Ekspresi konyol saat salah ngomong.
Momen momen manusiawi seperti itu sering terasa lebih menarik di banding pencitraan yang terlalu di poles.
Karena hubungan bukan audisi kontes kecantikan.
Yang Tidak Di sukai? Drama Musiman
Nah, ini dia.
Kalau ada satu hal yang sering muncul dalam obrolan laki-laki, biasanya bukan soal penampilan.
Melainkan drama yang sebenarnya bisa selesai dalam lima menit tetapi di perpanjang menjadi lima hari.
Contohnya begini.
“Aku nggak marah.”
Padahal jelas marah.
“Aku nggak apa-apa.”
Padahal wajahnya sudah seperti notifikasi darurat.
Wah, di sinilah banyak laki-laki mulai kebingungan.
Mereka bukan tidak peduli.
Mereka hanya tidak memiliki aplikasi penerjemah kode-kode misterius tersebut.
Makanya komunikasi yang jelas sering jauh lebih di hargai.
Mereka Suka Perempuan yang Bisa Jadi Teman
Ini menarik.
Saat masih muda, banyak orang mencari pasangan yang membuat jantung berdebar.
Semakin dewasa, banyak yang mulai mencari pasangan yang bisa di ajak ngobrol berjam m tanpa bosan.
Karena ketampanan dan kecantikan bisa menjadi biasa.
Tetapi kenyamanan ngobrol itu langka.
Laki-laki biasanya sangat menikmati perempuan yang bisa menjadi pasangan sekaligus sahabat.
Yang bisa diajak bercanda.
Di ajak diskusi.
bisa Di ajak mengeluh tentang hidup.
Diajak diam tanpa merasa canggung.
Nah, level hubungan seperti ini biasanya jauh lebih kuat.
Perempuan yang Percaya Diri Selalu Punya Nilai Tambah
Percaya diri itu unik.
Ia tidak bisa di beli.
Tidak bisa di pinjam.
Juga Tidak bisa di filter seperti foto media sosial.
Perempuan yang nyaman dengan dir inya sendiri biasanya memancarkan aura berbeda.
Mereka tidak sibuk membandingkan diri dengan orang lain.
Tidak panik ketika melihat perempuan lain lebih cantik.
Tidak terus-menerus mencari pengakuan.
Dan percaya deh, banyak laki-laki menganggap kualitas ini sangat menarik.
Laki-Laki Sebenarnya Ingin Dihargai
Ini mungkin terdengar sederhana.
Tetapi sering terlupakan.
Sebagian besar laki-laki ingin merasa bahwa usahanya di hargai.
Bukan di puja.
Bukan di sembah.
Cukup di hargai.
Ketika mereka bekerja keras, ada yang memperhatikan.
Juga Ketika mereka berusaha, ada yang menghargai.
Ketika mereka gagal, ada yang tetap mendukung.
Wah, efeknya bisa besar sekali bagi hubungan.
Sebenarnya!
Laki laki bukan mencari perempuan yang paling sempurna.
Bukan juga yang paling cantik di ruangan.
Sering kali mereka mencari seseorang yang membuat hidup terasa lebih nyaman daripada sebelumnya.
Seseorang yang bisa di ajak tertawa saat keadaan berantakan.
Atau Seseorang yang tidak membuat hubungan terasa seperti lomba debat nasional.
Seseorang yang tetap menjadi dirinya sendiri tanpa harus berpura pura.
Nah, pada akhirnya, daya tarik bukan melulu selalu soal wajah, bentuk tubuh, atau penampilan. Kadang justru berasal dari kemampuan membuat orang lain merasa tenang, diterima, dan bahagia saat berada di dekatmu. Dan menariknya, kualitas seperti itu tidak pernah ketinggalan zaman.
