Kenapa ISPA Suka Mampir Padahal Kamu Sudah Rajin Cuci Tangan
Kamu pasti berpikir ISPA itu cuma soal ketularan orang bersin di bus. Padahal penyebabnya sering nongkrong diam diam di dalam rumah kamu sendiri lho. Infeksi Saluran Pernapasan Akut itu tidak selalu datang dari luar tapi bisa tumbuh dari udara yang kamu hirup setiap malam. Debu halus dari kasur kapuk lama, bulu kucing yang rontok di sofa, sampai sisa uap kompor yang tidak keluar sempurna bisa mengiritasi saluran napas pelan pelan.
Banyak orang fokus pakai masker saat keluar sih tapi lupa kalau delapan jam tidur menghirup udara kamar yang pengap jauh lebih berbahaya. Apalagi kalau kamar kamu jarang di buka karena takut debu masuk. Justru udara yang terkurung itu kadar karbon dioksidanya naik dan jadi tempat nyaman virus bertahan. Nah di sini kita akan bahas pencegahan yang tidak umum bukan cuma minum vitamin saja.
Rahasia Jam Membuka Jendela Yang Sering Salah
Kebanyakan saran bilang buka jendela pagi pagi. Itu benar tapi waktunya perlu kamu atur lho. Jangan buka jam lima pagi saat kabut dan asap pembakaran sampah masih tebal. Waktu emas membuka jendela itu jam sembilan sampai sebelas siang ketika matahari sudah tinggi dan angin bergerak naik. Selama dua jam itu silang ventilasi depan dan belakang biar udara lama terdorong keluar. Kalau rumah kamu di pinggir jalan raya tutup lagi setelah jam sebelas dan ganti dengan kipas exhaust kecil di dapur.
Kamu juga perlu memperhatikan arah tidur. Posisi kepala yang lebih rendah dari kaki membuat lendir di hidung menggenang semalaman dan bikin tenggorokan gatal pagi harinya. Coba tinggikan bantal lima sampai tujuh sentimeter saja bukan di tumpuk tinggi. Tidur miring sedikit membantu lendir mengalir alami tanpa menyumbat.
Dapur Tanpa Asap Adalah Perisai Pertama
Asap masak adalah pemicu ISPA yang jarang disadari. Minyak yang dipanaskan sampai berasap mengeluarkan partikel PM dua koma lima yang langsung masuk ke bronkus. Kamu mungkin tidak melihat asapnya sih tapi baunya menempel di gorden. Solusinya bukan berhenti menggoreng tapi ubah urutannya. Panaskan wajan dulu baru tuang minyak jangan panaskan minyak terlalu lama. Nyalakan kipas hisap atau buka pintu dapur sedikit saat menggoreng meski hanya menggoreng telur. Setelah selesai lap kompor dengan kain basah biar sisa minyak tidak menguap terus.
Jangan lupa kompor gas yang bocor sedikit juga menghasilkan nitrogen dioksida yang mengiritasi. Cek selang gas dengan air sabun seminggu sekali. Kalau ada gelembung kecil segera ganti.
Kebiasaan Lembap Yang Bikin Virus Betah
Virus penyebab ISPA suka sekali kelembapan di atas tujuh puluh persen. Kamar mandi yang pintunya selalu tertutup, handuk basah yang digantung di dalam kamar, dan tumpukan baju setengah kering di kursi itu penyumbang kelembapan. Kamu bisa atasi dengan kebiasaan kecil. Jemur handuk di luar kamar mandi setelah pakai. Jangan menaruh ember berisi air cucian di dalam kamar semalaman. Kalau lantai habis dipel buka pintu lebar lebar sampai benar benar kering.
Tanaman hias tertentu seperti lidah mertua dan sirih gading membantu menyerap kelembapan berlebih dan menyaring debu lho. Letakkan satu pot kecil di sudut kamar yang jauh dari tempat tidur. Jangan terlalu banyak karena malam hari tanaman juga butuh oksigen.
Salah Kaprah Tentang Kipas Dan AC
Kipas angin yang langsung mengarah ke wajah semalaman bikin selaput hidung kering dan retak kecil. Retakan itu jadi pintu masuk virus. Arahkan kipas ke dinding biar pantulannya yang menyebar bukan anginnya yang menabrak muka. Untuk AC jangan set suhu di bawah dua puluh empat derajat terus menerus. Selisih suhu luar dan dalam yang terlalu jauh bikin pembuluh di hidung kaget saat keluar masuk ruangan. Bersihkan filter AC minimal dua minggu sekali karena debu tebal di filter itu ditiup balik ke paru paru kamu setiap malam.
Minum air putih saja tidak cukup sih kalau hidungnya kering. Cuci hidung dengan air garam steril seminggu dua kali terutama setelah bepergian di tempat berdebu. Caranya miringkan kepala dan semprotkan lembut bukan di sedot kencang. Lendir dan debu yang menempel akan keluar tanpa melukai.
Ritual Pulang Rumah Yang Melindungi Satu Rumah
Saat kamu pulang dari pasar atau tempat ramai jangan langsung peluk anak atau duduk di kasur. Virus ISPA bisa menempel di rambut dan kerah baju selama tiga jam. Ganti baju luar dulu dan cuci muka plus hidung. Simpan jaket luar di gantungan dekat pintu jangan di bawa masuk ke kamar tidur. Kebiasaan sederhana ini mengurangi beban virus yang masuk ke ruang istirahat.
Kalau ada satu anggota keluarga yang mulai batuk pilek jangan di kucilkan tapi atur jarak napas. Saat tidur usahakan kepala tidak berhadapan langsung. Beri jarak setidaknya satu meter dan gunakan bantal berbeda. Sediakan tempat sampah tertutup untuk tisu bekas pakai jangan di biarkan terbuka di meja.
Makanan Yang Bikin Selaput Lendir Kuat Dari Dalam
Bukan cuma jeruk yang penting lho. Selaput lendir di tenggorokan butuh lemak baik dan zinc untuk tetap lembap dan kuat. Telur rebus setengah matang, alpukat, dan ikan kembung mengandung bahan pembangun itu. Kurangi gorengan tepung berlebihan dan minuman super manis di malam hari karena gula tinggi bikin lendir jadi kental dan susah di bersihkan. Minum jahe hangat boleh tapi jangan terlalu pedas sampai tenggorokan perih karena iritasi juga mengundang infeksi.
Olahraga untuk paru bukan harus lari jauh. Latihan tiup balon atau meniup tisu yang di gantung di depan mulut selama sepuluh kali sehari melatih otot pernapasan dan membuka kantong udara kecil di paru yang sering tertutup saat kita duduk lama. Anak anak bisa diajak main gelembung sabun sekalian melatih napas panjang.
Kapan Harus Waspada Lebih
Batuk yang lebih dari lima hari di sertai napas berbunyi ngik ngik atau demam yang naik turun jangan di tunda. Itu bukan flu biasa lagi. Segera periksa apalagi untuk balita dan lansia di rumah. Sediakan termometer dan oximeter sederhana di rumah biar kamu bisa pantau bukan menebak nebak.
Mencegah ISPA itu bukan kamu lalu jadi super bersih sampai takut debu. Justru keseimbangan antara sirkulasi udara, kelembapan yang pas, dan kebiasaan kecil pulang rumah yang menentukan. Mulai hari ini coba ubah satu hal dulu misalnya jadwal buka jendela jam sembilan atau arah kipas yang tidak langsung ke wajah. Tubuh kamu akan berterima kasih dengan napas yang lebih lega dan tidur tanpa batuk di tengah malam.
