Ternyata Freezer Tidak Selalu Membunuh Bakteri! Ini Faktanya

Freezer Bukan “Pembunuh” Bakteri Seperti yang Banyak Orang Kira
“Pasti aman, kan? Sudah masuk freezer.”
Nah, kalimat seperti ini pasti tidak asing di telingamu. Rasanya begitu ayam, ikan, atau daging mulai membeku, semua bakteri langsung tamat riwayatnya. Eits…kamu jangan buru buru percaya, ya. Justru di sini ada kesalahpahaman yang masih sering beredar.
Freezer emang bekerja pada suhu yang sangat rendah. Namun suhu dingin bukan berarti otomatis membunuh semua bakteri.
Wah, ternyata banyak orang baru tahu fakta ini setelah mempelajari keamanan pangan. Yang sebenarnya terjadi, sebagian besar bakteri hanya menghentikan aktivitasnya. Mereka seperti sedang menunggu waktu yang tepat untuk “bergerak” lagi.
Makanya, jangan heran kalau makanan beku tetap bisa menjadi penyebab keracunan makanan. Bukan karena freezernya rusak lho, tetapi karena bakterinya memang masih bertahan hidup.

Bakteri Itu Tidak Hilang, Hanya Sedang “Istirahat”

Coba bayangkan kamu sedang memencet tombol pause saat menonton film. Filmnya berhenti, tetapi ceritanya tidak selesai. Begitu tombol play di tekan lagi, semua adegan langsung berlanjut.
Nah, kira kira seperti itulah kondisi banyak bakteri saat berada di dalam freezer.
Saat suhu turun drastis, mereka tidak lagi berkembang biak. Aktivitasnya melambat hingga hampir berhenti. Namun ketika makanan mulai mencair, bakteri yang masih hidup bisa kembali aktif. Lho, kok bisa? Ya, karena suhu dingin hanya menghambat pertumbuhan mereka, bukan selalu mematikannya.
Inilah alasan mengapa freezer lebih tepat di sebut sebagai tempat “menidurkan” bakteri di banding tempat “menghabisinya”

Kenapa Makanan Beku Tetap Bisa Berbahaya?

Wah, pertanyaan ini sering muncul. Bukankah makanan sudah disimpan berhari hari bahkan berbulan bulan?
Jawabannya justru ada pada proses setelah makanan keluar dari freezer.
Misalnya kamu mengeluarkan ayam pagi hari, lalu membiarkannya di meja dapur sampai siang karena baru sempat memasak. Kelihatannya sepele, sih. Padahal bagian luar ayam mulai menghangat lebih dulu. Nah, kondisi inilah yang membuat bakteri memiliki kesempatan untuk berkembang lagi.
Jadi masalahnya bukan terletak pada lamanya makanan berada di freezer, melainkan bagaimana cara kita memperlakukan makanan setelah dibekukan.

Kebiasaan Sering Dianggap Aman

Hayoo… pernah mencairkan daging semalaman di atas meja?
Gak kamu aja kok! Banyak orang melakukan hal yang sama karena di anggap lebih praktis. Padahal cara tersebut justru meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.
Ada lagi kebiasaan yang diam diam cukup sering di lakukan, yaitu membekukan kembali makanan yang sudah di cairkan. Alasannya macam macam. Tidak jadi di masak, porsinya kebanyakan, atau sayang kalau di buang.
Padahal setiap kali makanan mencair, bakteri punya peluang untuk berkembang. Saat di bekukan lagi, mereka memang berhenti sementara. Namun mereka tidak ikut menghilang. Jadi ketika makanan dicairkan untuk kedua kalinya, jumlah bakteri bisa lebih banyak dibanding sebelumnya.

Jadi, Apa Fungsi Freezer Sebenarnya?

Nah, jangan salah paham dulu. Bukan berarti freezer tidak bermanfaat. Justru alat ini sangat penting untuk menjaga kualitas makanan.
Freezer membantu memperlambat proses pembusukan, menghambat aktivitas mikroorganisme, serta menjaga tekstur dan cita rasa makanan agar bertahan lebih lama. Berkat suhu yang sangat rendah, makanan tidak cepat rusak meskipun di simpan dalam waktu yang cukup panjang.
Hanya saja, freezer bukan mesin sterilisasi. Kalau bahan makanan sudah membawa bakteri sejak awal, pembekuan tidak akan menghapus semuanya. Karena itulah proses memasak hingga matang tetap menjadi langkah yang paling penting.

Mulai Sekarang Jangan Lagi Salah Kaprah Tentang Freezer

Nah, setelah tahu faktanya, sekarang kamu tidak perlu lagi menganggap freezer sebagai “senjata pamungkas” untuk membunuh bakteri. Anggap saja freezer adalah penjaga kualitas makanan, bukan pembasmi mikroorganisme.
Kalau ingin makanan benar benar aman, biasakan menyimpan bahan makanan dalam wadah tertutup, mencairkannya di dalam kulkas, lalu segera memasaknya hingga matang. Kelihatannya sederhana, ya. Namun justru hal hal seperti inilah yang sering menentukan apakah makanan tetap aman di santap atau malah menjadi sumber gangguan kesehatan.

Jadi, lain kali saat ada yang berkata, “Tenang aja, kan sudah masuk freezer,” kamu sudah tahu jawabannya. Freezer memang hebat menjaga makanan tetap awet. Tetapi urusan membunuh bakteri? Wah… ternyata faktanya tidak sesederhana yang selama ini kita bayangkan.
Semoga pembahasan kali ini “Ternyata Freezer Tidak Selalu Membunuh Bakteri, Ini Faktanya” bermanfaat untuk kamu ya! Sampai jumpa di pembahasan menarik lainnya ya!