Cara Mendapatkan Cuan dari Shopee

Cara Mendapatkan Cuan dari Shopee

Ada dua jenis orang yang membuka Shopee.
Yang pertama, membuka aplikasi lalu mencari diskon.
Yang kedua, membuka aplikasi lalu mencari uang.
Pertanyaannya, kamu termasuk yang mana?
Menariknya, kedua orang tersebut melihat aplikasi yang sama. Tombolnya sama. Fiturnya sama. Bahkan produk yang muncul pun bisa jadi sama. Tetapi hasil akhirnya berbeda. Yang satu mengeluarkan uang, yang satu lagi menerima uang.
Nah, perbedaan itu bukan soal modal besar atau pengalaman bisnis bertahun tahun. Perbedaannya terletak pada cara melihat peluang lo guys!
Karena sebenarnya, Shopee bukan sekadar aplikasi belanja. Ia adalah pasar digital raksasa yang setiap detiknya di penuhi orang orang yang sedang mencari solusi.
Dan di situlah cuan bersembunyi.

Jangan Jual Barang, Jual Alasan Orang Membeli



Sebagian besar penjual pemula membuat kesalahan yang sama.
Mereka mengunggah produk.
Memberi harga.
Lalu menunggu.
Besoknya mengecek toko.
Masih sepi.
Lusa dicek lagi.
Masih sepi juga.
Wah, akhirnya menyimpulkan bahwa Shopee sudah terlalu banyak pesaing.
Padahal masalahnya sering bukan pada produknya.
Masalahnya karena mereka menjual barang.
Bukan menjual alasan.
Contohnya begini.
Kamu menjual termos.
Jangan berhenti di kata termos.
Jual alasan kenapa seorang ibu ingin kopi tetap hangat sampai siang.
Lalu Jual alasan kenapa pekerja lapangan butuh minuman dingin sepanjang hari.
Jual alasan kenapa mahasiswa ingin menghemat uang dengan membawa minuman dari rumah.
Barang hanya benda.
Alasan membeli adalah emosi.
Dan orang lebih sering membeli emosi daripada barang.

Jadilah Orang yang Menemukan Barang Sebelum Viral



Ada kebiasaan unik para pemburu cuan.
Mereka tidak mengejar produk yang sedang viral.
Mereka mencari produk yang akan viral.
Kelihatannya mirip.
Padahal berbeda jauh.
Saat sebuah produk sudah viral, ribuan penjual sudah masuk ke pasar yang sama.
Harga mulai perang.
Margin mulai tipis.
Persaingan makin padat.
Nah, orang yang mendapatkan keuntungan besar biasanya masuk lebih dulu.
Mereka memperhatikan perubahan kebiasaan masyarakat.
Atau Mereka mengamati kebutuhan baru yang mulai muncul.
Mereka membaca komentar pelanggan.
Mereka melihat masalah yang belum banyak diselesaikan.
Lho, cuan sering lahir dari kemampuan melihat lebih cepat di banding orang lain.

Shopee Affiliate Itu Bukan Soal Link



Banyak orang mengira affiliate hanya tentang menyebarkan tautan.
Kalau begitu mudah, semua orang pasti kaya.
Faktanya tidak begitu.
Yang membuat affiliate menghasilkan uang bukan link-nya.
Melainkan ceritanya.
Misalnya kamu menemukan lampu belajar yang terang.
Jangan hanya mengatakan produknya bagus.
Ceritakan bagaimana lampu itu membantu anakmu belajar saat listrik rumah redup.
Atau bagaimana matamu tidak cepat lelah ketika bekerja malam.

Orang membeli cerita yang terasa dekat dengan kehidupannya.



Mereka membeli pengalaman.
Bukan sekadar spesifikasi.
Jangan Takut Menjual Barang yang Kelihatannya Membosankan
Ini bagian yang sering diabaikan.
Semua orang ingin menjual produk keren.
Produk viral.
Produk kekinian.
Padahal kadang uang justru bersembunyi di produk yang terlihat membosankan.
Map arsip.
Label kemasan.
Plastik vakum.
Kertas thermal.
Rak penyimpanan.
Tidak banyak orang membahas produk-produk itu di media sosial.
Tetapi setiap hari ada orang yang membutuhkannya.
Dan kebutuhan yang berulang biasanya lebih menguntungkan daripada tren sesaat.
Anggap Ulasan Pembeli Sebagai Guru Gratis
Kebanyakan penjual membaca ulasan hanya untuk melihat rating.
Padahal di sana ada sekolah bisnis gratis.
Pembeli yang kecewa akan memberitahu kelemahan produk.
Lalu Pembeli yang puas akan memberitahu kelebihan produk.
Pembeli yang bingung akan memberitahu apa yang kurang dijelaskan.
Nah, daripada membayar mahal untuk riset pasar, kadang membaca seratus ulasan pelanggan bisa memberikan wawasan yang jauh lebih berharga.

Jangan Terlalu Cepat Mengejar Untung



Ini terdengar aneh.
Tetapi justru penting.
Banyak toko gagal berkembang karena terlalu fokus menghitung keuntungan sejak hari pertama.
Setiap pesanan di hitung.
Lalu Setiap diskon di anggap kerugian.
Setiap promosi di anggap pemborosan.
Padahal bisnis online itu seperti menanam pohon.
Kamu tidak menanam mangga hari ini lalu berharap panen minggu depan.
Ada proses membangun kepercayaan, juga Ada proses mengumpulkan ulasan.
Ada proses membuat pelanggan kembali membeli.
Ketika fondasi sudah kuat, keuntungan biasanya mengikuti dengan sendirinya.

Toko yang Ramai Tidak Selalu yang Produknya Terbaik



Ini fakta yang kadang membuat orang terkejut.
Banyak produk biasa-biasa saja yang penjualannya luar biasa.
Sebaliknya, ada produk berkualitas tinggi yang justru sepi.
Kenapa?
Karena internet tidak selalu memberi hadiah kepada yang terbaik.
Internet memberi hadiah kepada yang terlihat.
Karena itu, kemampuan membuat foto menarik, judul yang jelas, dan deskripsi yang mudah dipahami sering kali lebih penting daripada sekadar memiliki produk bagus.
Wah, terdengar tidak adil memang.
Tetapi begitulah perilaku pasar digital saat ini.
Rahasia Besar yang Jarang Dibahas
Cuan terbesar di Shopee sebenarnya bukan berasal dari satu produk.
Bukan juga dari satu pesanan besar.
Melainkan dari kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus.
Membalas chat lebih cepat.
Mengunggah produk lebih konsisten.
Memperbaiki foto sedikit demi sedikit.
Belajar dari kompetitor.
Memahami pelanggan.
Kelihatannya sederhana.
Bahkan membosankan.
Tetapi justru kebiasaan-kebiasaan kecil itulah yang diam diam mengubah toko biasa menjadi mesin penghasil uang.

Kalau dipikir-pikir, Shopee itu seperti pasar yang tidak pernah tidur. Saat kamu membaca artikel ini, ada orang yang sedang mencari kebutuhan rumah tangga. Ada yang sedang mencari perlengkapan kerja. Juga Ada yang sedang mencari hadiah. Ada juga yang sedang mencari solusi atas masalah kecil dalam hidupnya.
Nah, tugasmu bukan sekadar menjual barang kepada mereka.
Tugasmu adalah menemukan masalah yang ingin mereka selesaikan.
Karena saat kebanyakan orang sibuk menjadi pembeli, selalu ada peluang bagi orang yang memilih menjadi penyedia solusi.
Dan percaya deh, cuan di Shopee sering datang bukan kepada yang paling kaya, bukan kepada yang paling berpengalaman, melainkan kepada mereka yang paling peka melihat kebutuhan orang lain. Lho, sesederhana itu kadang rahasianya.