Ternyata ada beragam jenis dan penyebab perut buncit. Walaupun sama-sama menimbulkan masalah kesehatan. Namun ketika kita mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan perut kian membesar, maka bisa mengatasi dan bahkan mencegah. Lantas apa saja sebenarnya yang membuat orang-orang bisa buncit perutnya? Mari simak ulasannya berikut ini.
Penyebab Perut Buncit Berdasarkan Letaknya
Banyak orang mengalami perut buncit, namun penyebabnya bisa berbeda-beda tergantung area perut yang paling menonjol. Berikut penjelasan penyebab perut buncit dilihat dari lokasi penumpukannya :
- Perut Bagian Atas Buncit (Atas Pusar)
Perut bagian atas yang tampak buncit sering kali terjadi oleh penumpukan gas atau kembung. Kebiasaan makan terlalu cepat, konsumsi minuman bersoda, atau intoleransi makanan (misalnya terhadap laktosa atau gluten) dapat memicu produksi gas berlebih pada lambung dan usus. Akibatnya, perut atas terasa penuh dan membesar setelah makan tertentu. Perut kembung karena gas biasanya bersifat sementara dan akan mengempis ketika penyebabnya teratasi. Sebagai pembeda, bloating (kembung) cenderung datang dan pergi, sedangkan penumpukan lemak bersifat menetap.
2. Perut Bagian Bawah Buncit (Bawah Pusar)
Perut buncit pada bagian bawah (sekitar pusar hingga area panggul) sering dikaitkan dengan lemak subkutan. Yaitu lemak di bawah kulit, serta perubahan bentuk tubuh, terutama pada wanita. Gaya hidup sedentari (kurang gerak) dan kelebihan asupan kalori dapat menyebabkan penumpukan lemak di perut bagian bawah. Pada wanita, kehamilan dan persalinan juga berperan penting.
3. Pada Bagian Samping Buncit
Lemak berlebih di sisi pinggang sering disebut “love handles” atau pegangan cinta. Bagian samping perut yang menonjol ini biasanya terjadi oleh penumpukan lemak subkutan di sekitar otot pinggang. Kelebihan kalori adalah penyebab paling umum. ketika asupan harian melebihi kalori yang terpakai, tubuh menyimpan kelebihan energi tersebut dalam bentuk lemak, termasuk pada area pinggang.
4. Perut Bagian Tengah Buncit (Sekitar Pusar)
Perut tengah yang buncit biasanya mencerminkan obesitas sentral, yakni penumpukan lemak viseral di rongga perut sekitar organ internal. Inilah yang sering disebut perut buncit klasik. Yakni perut membesar merata pada sekitar pusar, terasa keras saat ditekan karena penuh lemak pada balik dinding perut. Pola hidup tidak sehat seperti diet tinggi kalori, kurang serat, serta minim olahraga adalah penyebab utama obesitas sentral. Seiring bertambahnya usia, proporsi lemak tubuh memang cenderung meningkat.
Kesimpulan
Walaupun perut buncit identik dengan banyak faktor resiko penyakit. Tapi dengan mengenali penyebab dari berbagai letak, setidaknya kita bisa mengatasi masalah utamanya bukan? Tapi usahakan jangan sampai menumpuk lemak pada bagian perut ya!
