Belakangan ini, kita mungkin sudah tidak asing dengan yang namanya stress, kesehatan mental bahkan dengan penyakit kejiwaan, bukan? Tidak sedikit orang yang mengalami hal serupa, menganggap jiwa mereka kurang sehat dan mengidap penyakit tertentu. Lantas, apa hubungannya dengan prinsip stoikisme? Ternyata hal tersebut saling berhubungan, loh!
Kamu harus mulai percaya jika salah satu teori dan prinsip kuno yakni stoikisme ini bisa membantu mengatasi penyakit mental tersebut. Apalagi kaum millennial dan gen Z seringkali overthinking terhadap apa yang akan terjadi di kehidupan mereka nantinya. Padahal, menurut penganut stoikisme, kita sebenarnya harus sejalan dengan alam. Intinya, kita tidak boleh terlalu overthinking!
Dan percaya atau tidak, ternyata overthinking ini bisa menimbulkan stress, depresi hingga kemunculan penyakit mental lainnya. Untuk itulah mari mulai belajar menikmati hidup ala Stoik! Bagaimana caranya? Yuk simak artikel ini sampai selesai.
1. Mulai Belajar Menghargai Waktu dan Bersyukur
Apakah kamu bisa menjamin hari esok akan selalu ada? Entah umur kita yang mungkin akan segera habis. Atau bisa saja esok bumi akan binasa bukan? Percaya atau tidak, semua yang ada di alam semesta ini ada waktunya.
Oleh karena itu, kita harus bisa menghargai waktu. Karena waktu hanya akan terus berjalan dan tidak bisa kita kembalikan lagi. Itulah mengapa hanya akan ada istilah “kenangan”. Nah, agar lebih bahagia dan menikmati hidup maka mulailah setiap hari dengan menghargai waktu.
Habiskan waktu dengan cara yang tepat, sesuaikan porsinya yakni dengan pekerjaan, lingkungan sekitar dan orang-orang yang kamu sayangi. Begitu juga dengan mulai bersyukur. Tidak perlu terlalu jauh, bersyukur setiap bagun pagi karena masih bisa membuka mata dan kondisi sehat perlu kita terapkan. Dengan memperbanyak rasa syukur atas hal apapun yang kita miliki dan rasakan akan membuat hidup jauh lebih bahagia.
2. Ubah Gaya Hidup Menjadi Lebih Sehat Seperti Prinsip Stoikisme
Salah satu hal yang selalu diterapkan oleh para stoik adalah kehidupan atau lifestyle yang sederhana. Hal ini mengacu pada gaya hidup sehat. Misalnya dari makanan, kamu tidak harus datang ke restoran cepat saji setiap saat hanya untuk makan siang. Mulailah memasak dan hidangkan menu sehat untuk menjaga kesehatan tubuh.
Agar tidak mengeluarkan terlalu banyak budget untuk minuman berwarna dan berasa, kamu bisa mulai menikmati air putih. Selain sehat namun juga murah. Jadinya hidup kamu bisa jauh lebih sehat, kantong terjaga dan jika tidak sakit maka kamu bisa menikmati hidup lebih lama, bukan?
3. Jangan Berharap Berlebihan, Lakukan Yang Terbaik!
Inti dari stoikisme ini adalah mengontrol apa yang bisa kamu kendalikan. Salah satunya adalah emosi dan pikiran. Karena apapun yang alam semesta berikan kedepannya tentu diluar kendali kita sebagai manusia, bukan? Nah, agar hidup lebih menyenangkan, maka jangan berharap terlalu tinggi.
Turunkan ekspektasi terhadap sesuatu atau bahkan jangan berekspektasi apapun. Kamu hanya perlu menjalani kehidupan dengan maksimal. Misalnya bekerjalah dengan baik, kemungkinan kamu juga akan mendapatkan hasil yang sesuai dengan apa yang kamu kerjakan. Atau mungkin hasilnya akan jauh lebih besar, walaupun tidak menutup kemungkinan hasilnya lebih kecil atau bahkan tidak ada hasil sama sekali.
Tapi karena dari awal kamu sudah tidak meninggikan ekspektasi maka apapun hasilnya tidak masalah bukan? Ekspektasi kita sendiri yang kadang membuat perasaan menjadi kecewa. Nah untuk itu mulai dari sekarang kerjakan saja apa yang menjadi tugas dan kewajiban kita dengan baik. Tidak perlu menaruh harapan apa-apa atas apa yang sudah kita kerjakan, ya!
Itu dia beberapa cara menikmati hidup ala prinsip Stoikisme. Silahkan dicoba!
