Ngaku deh, kamu pasti pernah kan ngerasa waswas waktu lewat gang atau jalan kecil, terus tiba tiba ada anjing liar yang menggonggong keras banget?
Rasanya Deg degan? Wajar banget.
Apalagi kalau kamu tahu, rabies itu penyakit yang nggak bisa dibsembuhkan.
Salah langkah sedikit aja, bisa berisiko besar buat hidup kamu!
Tapi tenang aja. bukan berarti kamu harus paranoid tiap lihat anjing di jalan.
Kuncinya ada di cara kamu bersikap. Karena anjing, apalagi yang liar, peka banget sama gerak tubuh dan ekspresi manusia.
Simak pembahasan “Cara Aman Menghadapi Anjing Liar Biar Nggak Jadi Korban Rabies” Ini sampai selesai ya!
Jangan Panik, Jangan Teriak
Insting pertama kita waktu takut biasanya lari atau teriak.
Tapi justru itu yang bikin anjing makin agresif.
Dalam pikirannya, kamu jadi kelihatan kayak ancaman atau malah kayak “mangsa yang panik”.
Jadi, kalau tiba tiba ada anjing liar di depan kamu, berhenti sejenak.
Tarik napas pelan, jangan menatap matanya langsung (karena itu bisa di anggap tantangan).
Biarin dia menilai kamu dulu.
Kalau kamu nggak ngelakuin gerakan mencurigakan, biasanya anjing juga nggak akan nyerang.
Jangan Lari, Jalan Mundur Perlahan
Nah, ini penting banget.
Kalau kamu kabur, refleks anjing adalah ngejar bukan karena dia jahat, tapi karena insting berburu di otaknya langsung aktif.
Makanya, kalau kamu udah berhadapan sama anjing liar, jangan lari.
Pelan-pelan aja mundur sambil hadap ke arahnya, tapi jangan menatap tajam.
Langkahmu tenang, nggak buru buru.
Kalau bisa, jaga jarak sekitar 2 sampai 3 meter.
Begitu udah agak jauh, baru pelan pelan belok ke arah lain tanpa menimbulkan suara keras.
Hindari Gerakan Tiba tiba
Gerakan cepat kayak ngibasin tangan, ngambil batu, atau buka tas bisa bikin anjing ngerasa kamu mau nyerang.
Padahal mungkin kamu cuma refleks.
Tapi buat anjing, itu sinyal bahaya.
Kalau kamu bawa tas atau jaket, taruh di depan badanmu aja buat jaga jaga.
Fungsinya kayak tameng kalau dia tiba tiba lompat.
Tapi tetap ya, jangan sampai kamu nyolot atau mukul. Itu justru bisa memancing insting bertahan si anjing.
Kalau Diserang, Lindungi Bagian Vital
Kalau memang situasi udah nggak bisa di hindari misalnya anjing tiba tiba nyerang jangan panik tapi langsung lindungi bagian tubuh penting.
Gunakan tas, jaket, atau barang apa pun buat ngalangin gigitannya.
Usahakan jaga wajah, leher, dan tangan.
Begitu bisa lepas dari serangan, langsung cuci luka dengan air dan sabun minimal 15 menit, lalu segera ke puskesmas atau rumah sakit.
Jangan tunda, jangan nebak nebak, dan jangan di urut.
Karena untuk kasus rabies, setiap menit itu berharga banget.
Jangan Kasih Makan Sembarangan
Niat baik belum tentu hasilnya baik.
Kadang kita kasihan lihat anjing liar, terus spontan kasih makanan.
Tapi kalau nggak hati hati, bisa bisa dia malah ngerasa kamu ganggu wilayahnya.
Kalau mau bantu, taruh makanan dari jarak aman dan jangan sentuh langsung.
Kalau anjingnya kelihatan sakit, agresif, atau air liurnya berlebihan, laporkan ke petugas dinas kesehatan atau dinas peternakan.
Jangan coba coba nangkep sendiri.
Edukasi Anak dan Orang Sekitar
Anak kecil biasanya belum ngerti bahaya.
Mereka bisa aja tiba tiba nyamperin atau nimpuk anjing liar karena penasaran.
Nah, di sini penting banget peran kamu buat kasih tahu kalau anjing itu bukan mainan.
Kalau mau dekat, pastikan hewannya aman dan sudah di vaksin.
Begitu juga dengan orang sekitar, terutama di daerah yang masih banyak anjing berkeliaran.
Edukasi bareng bareng soal bahaya rabies itu penting banget, karena pengetahuan bisa jadi tameng pertama dari penyakit mematikan ini.
Pahami Tanda Tanda Anjing Terinfeksi Rabies
Nggak semua anjing liar bahaya, tapi kamu harus tahu ciri ciri yang patut di waspadai:
Tiba tiba jadi galak padahal biasanya jinak
Air liur berlebihan, atau busa di mulut
Takut air
Jalan sempoyongan atau kelihatan kebingungan
Nyosor apa pun yang lewat, termasuk benda mati
Kalau kamu nemu yang kayak gini, jangan sok pahlawan.
Laporkan ke pihak berwenang. Mereka punya alat pelindung dan vaksin dan kamu nggak punya.
Waspada terus Jangan Panik
Anjing liar itu bagian dari lingkungan kita juga, sama kayak burung atau kucing liar.
Tapi kita tetap harus tahu batas aman dan cara ngadepinnya.
Rabies memang nggak bisa di sembuhkan, tapi bisa banget di cegah kalau kamu tahu cara bersikap.
Jadi, kalau ketemu anjing di jalan, ingat: jangan lari, jangan teriak, dan jangan panik.
Karena di dunia hewan, yang tenang justru yang paling kuat.
Semoga pembahasan artikel kali ini “Cara Aman Menghadapi Anjing Liar Biar Nggak Jadi Korban Rabies” Bermanfaat untuk kamu ya! Sampai jumpa di pembahasan menarik lainnya ya!
