Mengelola Air Tanah Agar Tidak Terganggu Septic Tank

Sumur di rumah kamu terlihat jernih bukan berarti aman sepenuhnya lho. Air tanah dan septic tank tinggal bertetangga sangat dekat di banyak rumah di Indonesia. Jaraknya kadang hanya beberapa meter dipisahkan tembok saja. Kalau salah kelola, rembesan yang tidak terlihat bisa masuk ke air yang kamu pakai mandi, cuci piring, bahkan untuk masak sih.

Kenapa Air Tanah Gampang Sekali Tercemar Septic Tank


Tanah memang memiliki kemampuan menyaring alami, tapi kemampuan itu ada batasnya. Cairan dari septic tank yang bocor membawa bakteri Escherichia coli, nitrat, dan amonia. Partikel itu bergerak mengikuti aliran air di dalam tanah. Kamu tidak akan melihat perubahan warna air sumur secara langsung. Bau pun kadang belum muncul di awal pencemaran. Namun tubuh sudah menerima sinyal melalui diare yang berulang atau rasa tidak nyaman di perut setelah sikat gigi. Nah disini banyak yang salah mengira sakit perut karena makanan, padahal sumbernya dari air tanah yang sudah terkontaminasi.

Jarak Aman Yang Sering Diabaikan Pemilik Rumah


Aturan sepuluh meter antara sumur dan septic tank sering disebut, tapi jarak saja tidak cukup lho. Arah aliran air tanah juga menentukan. Septic tank yang berada di posisi lebih tinggi dari sumur memiliki risiko lebih besar untuk mencemari, meski jaraknya sudah dua belas meter. Tanah berpasir mengalirkan kontaminan lebih cepat dibanding tanah lempung yang padat. Kamu perlu memperhatikan posisi sumur berada di hulu atau hilir dari septic tank. Idealnya septic tank diletakkan di sisi berlawanan dengan arah sumur dan berada di posisi lebih rendah. Tukang gali kadang tidak memperhatikan kontur ini sih.

Tanda Awal Air Tanah Kamu Mulai Terganggu


Perubahan kecil sering menjadi alarm pertama yang terlewat. Coba perhatikan apakah air sumur mulai terasa sedikit licin saat dipakai cuci tangan. Rasa agak asin atau pahit meski tipis juga menjadi tanda kadar nitrat naik. Kamu bisa mengisi botol kaca bening dan diamkan semalaman, kalau paginya muncul endapan kecoklatan atau buih halus yang tidak hilang, itu sinyal bakteri sudah banyak. Balita di rumah yang sering mengalami ruam popok yang tak kunjung sembuh meski sudah ganti merek popok juga patut dicurigai karena air bilas yang terkontaminasi lho. Jangan tunggu air berbau got baru bertindak.

Desain Septic Tank Yang Benar Benar Kedap Itu penting


Banyak septic tank di rumah masih berupa bata merah yang di plester seadanya. Dinding seperti itu sangat mudah retak oleh akar pohon dan pergerakan tanah. Cairan akan rembes keluar melalui celah kecil tersebut. Kamu butuh septic tank yang benar benar kedap dengan struktur beton bertulang dan lapisan waterproofing di luar dalam. Buat dua kompartemen agar proses pengendapan terjadi sempurna. Kompartemen pertama untuk mengendapkan padatan, kompartemen kedua untuk menyaring cairan sebelum masuk ke sumur resapan. Tinggi pipa inlet dan outlet harus selisih minimal lima sentimeter agar aliran tidak berbalik. Detail kecil ini sering di lupakan tukang sih.

Sumur Resapan Jangan Asal Gali Dalam Dalam
Sumur resapan yang terlalu dalam justru berbahaya kalau lapisan tanahnya sudah mencapai akuifer dangkal. Cairan limbah yang belum terurai sempurna akan langsung bertemu sumber air tanah kamu. Kedalaman ideal sumur resapan biasanya dua meter dengan di isi kerikil, ijuk, dan pasir kasar berlapis lapis. Lapisan ini berfungsi sebagai filter hidup yang membantu bakteri baik mengurai sisa polutan. Beri jarak minimal satu meter antara dasar sumur resapan dengan muka air tanah tertinggi saat musim hujan. Nah pengukuran ini penting tapi jarang di lakukan.

Kebiasaan Sehari Hari Yang Tanpa Sadar Merusak Sistem


Kamu mungkin sering membuang tisu basah, pembalut, atau minyak goreng bekas ke dalam kloset. Benda tersebut tidak terurai dan membuat septic tank cepat penuh. Ketika penuh, tekanan di dalam tank meningkat dan mendorong cairan keluar melalui retakan terkecil. Penggunaan pembersih kloset dengan bahan klorin berlebihan juga membunuh bakteri pengurai di dalam septic tank lho. Akibatnya proses pengolahan limbah berhenti dan air yang keluar masih mentah. Ganti pembersih dengan yang berbahan bakteri probiotik khusus septic tank yang sekarang sudah banyak di jual. Kebiasaan kecil ini memperpanjang umur sistem hingga bertahun tahun sih.

Cara Cerdas Memantau Kualitas Air Tanah Di Rumah


Kamu tidak perlu laboratorium mahal untuk cek awal. Gunakan test kit nitrat dan bakteri E coli yang di jual online dengan harga terjangkau. Lakukan tes setiap enam bulan, terutama di awal musim hujan ketika muka air tanah naik dan membawa rembesan lebih jauh. Catat hasilnya di buku kecil agar kamu melihat trennya. Kalau kadar nitrat naik terus meski sudah sedot septic tank, berarti ada kebocoran struktur. Segera panggil jasa sedot yang memiliki kamera inspeksi untuk melihat retakan di dalam tank. Jangan hanya sedot lalu selesai, cari sumber kebocorannya lho.

Solusi Jika Lahan Rumah Kamu Memang Sempit


Tidak semua rumah punya lahan luas untuk jarak ideal. Kamu bisa menyiasati dengan menggunakan septic tank biofilter pabrikan yang sudah kedap total. Model ini terbuat dari fiberglass dan memiliki sistem filter biologis di dalamnya. Air yang keluar sudah jauh lebih bersih di banding septic tank konvensional. Alternatif lain adalah meninggikan posisi sumur dengan sumur bor dalam yang mengambil air dari lapisan akuifer dalam yang terlindungi lapisan lempung tebal. Air dari kedalaman di atas dua puluh meter biasanya lebih aman dari rembesan permukaan. Konsultasikan dengan tukang bor yang mengerti peta geologi sekitar rumah kamu sih.

Waktu Tepat Untuk Sedot Dan Perbaikan Total
Septic tank idealnya di sedot setiap dua sampai tiga tahun tergantung jumlah penghuni. Keluarga dengan empat orang dan penggunaan air banyak perlu sedot lebih cepat. Jangan menunggu sampai kloset mampet atau air got meluap ke halaman. Itu tandanya tank sudah overload dan kemungkinan besar sudah mencemari tanah sekitar. Saat di sedot, minta petugas untuk tidak menguras total sampai kering, sisakan sedikit lumpur aktif agar bakteri pengurai tetap hidup. Nah setelah penyedotan adalah waktu terbaik untuk melapisi ulang dinding dalam dengan semen kedap air.

Air tanah adalah tabungan jangka panjang untuk keluarga kamu lho. Menjaga septic tank tetap kedap berarti kamu menjaga dapur tetap bersih, anak tetap sehat, dan tanah tetap bisa bernapas dengan baik. Mulai dari cek jarak, cek kebiasaan buang sampah, sampai tes air rutin, semua bisa kamu lakukan tanpa harus bongkar total rumah sih.