Site icon Ngalam Life

Jangan Salah Pilih, Ini Dia Perbedaan Saham dan Obligasi

Ada banyak instrumen investasi yang bisa anda gunakan sedari dini. Misalnya saja Saham serta Obligasi. Namun, sebelum anda memilih salah satunya, anda tentu harus mengenali lebih dalam jenis instrumen yang akan anda pilih tersebut, bukan? Seperti mengetahui apa perbedaan Saham dan Obligasi tersebut.

Saham dan Obligasi memang 2 hal berbeda namun merupakan jenis instrumen investasi menguntungkan bagi investor. Bahkan, selain perbedaan di antara dua jenis investasi ini. Ternyata, dua jenis instrumen ini juga memiliki kesamaan loh! Agar anda mengetahui lebih lanjut mari simak penjelasannya berikut ini.

Persamaan Saham dan Obligasi

Sebelum kita membahas apa saja perbedaan saham dan obligasi, mari kita bahas persamaan antara keduanya. Sebenarnya, dua jenis investasi ini juga memiliki beberapa kesamaan, yaitu:

Selain 3 kemiripan di atas, apakah anda sudah bisa membedakan dua jenis investasi modern ini? Jika belum maka baca terus sampai selesai.

Perbedaan Saham dan Obligasi

Ada beberapa perbedaan yang membedakan kedua jenis investasi ini. Namun, secara garis besar ada 2 perbedaan paling berpengaruh yang bisa membuat anda memutuskan mana yang lebih tepat untuk anda, yaitu:

1. Resiko (Keamanan)

Perbedaan pertama yang sangat umum untuk anda temukan adalah tentang resiko diantara keduanya. Anda harus tahu jika saham lebih berisiko ketimbang Obligasi. Jawabannya sederhana, karena saham harganya sangat fluktuatif dan tidak ada perjanjian tertulis tentang anda akan selalu diuntungkan. Hanya saja, pada sisi lain anda bisa mengendalikan keuntungan yang anda miliki nantinya.

Berbeda dengan Obligasi, keamanan yang anda dapatkan jauh lebih tinggi atau resikonya lebih rendah. Karena jika anda membeli surat hutang alias Obligasi, maka pihak terutang memiliki kewajiban untuk membayar kupon (bunga) yang sudah ada pada awal perjanjian. Analoginya adalah seperti ini:

2. Keuntungan (Profit)

Perbedaan Saham dan Obligasi kedua yang paling menonjol adalah tentang keuntungan. Berbanding terbalik dengan Obligasi, keuntungan Saham bisa jauh lebih tinggi tergantung seberapa bagus anda mengelolanya. Sedangkan obligasi keuntungannya tidak akan bertambah dan tidak berkurang alias flat sesuai dengan kupon yang sudah tercatat.

Bagaimana? Apakah sampai di sini anda sudah paham tentang perbedaan dua instrumen investasi ini kan? Semoga anda bisa memilih instrumen investasi yang tepat sesuai kebutuhan, ya!

Baca Juga : Ingin Sukses Jadi Trader? Kenali Manajemen Resiko Trading Saham

Exit mobile version