Site icon Ngalam Life

Macam Macam Nama Kopi dan Takarannya!Jangan Sampai Salah Pesan Lho

Kalau kamu sering mampir ke kedai kopi, pernah nggak sih merasa bingung saat melihat menu yang isinya espresso, ristretto, lungo, cappuccino, flat white, sampai piccolo? Nama-namanya terdengar keren, tetapi ternyata perbedaan utamanya bukan hanya pada rasa. Takarannya juga berbeda lho.
Nah, banyak orang mengira semua kopi susu itu sama. Padahal, barista punya ukuran dan komposisi khusus untuk setiap jenis minuman. Itulah yang membuat rasa setiap kopi bisa sangat berbeda meskipun berasal dari biji kopi yang sama.
Supaya kamu nggak cuma asal pesan, yuk kenali macam macam nama kopi beserta takarannya secara lebih dekat.

Espresso
Espresso adalah fondasi hampir semua minuman kopi modern. Ukurannya memang kecil, tetapi rasanya sangat pekat.
Takaran espresso umumnya:
1 shot espresso = 25 sampai 30 ml
Bubuk kopi = 7 sampai 9 gram
Waktu ekstraksi = 25 sampai 30 detik
Wah, jangan terkecoh dengan ukurannya yang mungil. Kandungan rasa dan aromanya sangat kuat. Kalau kamu suka sensasi kopi yang intens tanpa tambahan apa pun, espresso bisa jadi pilihan yang pas.

Ristretto
Banyak pecinta kopi menganggap ristretto sebagai versi “ekstrem” dari espresso.
Takaran ristretto:
1 shot = 15 sampai 20 ml
Bubuk kopi = 7 sampai 9 gram
Air lebih sedikit dibanding espresso
Karena air yang digunakan lebih sedikit, rasa ristretto menjadi lebih manis dan terkonsentrasi. Kepahitannya justru sering terasa lebih rendah daripada espresso biasa.
Nah, kalau kamu ingin rasa kopi yang padat tetapi tidak terlalu pahit, ristretto layak di coba.

Lungo
Kalau ristretto menggunakan lebih sedikit air, lungo justru sebaliknya.
Takaran lungo:
1 shot = 50 sampai 60 ml
Bubuk kopi = 7 sampai 9 gram
Air dua kali lebih banyak daripada espresso
Lungo menghasilkan rasa yang lebih ringan, tetapi cenderung memiliki aftertaste pahit yang lebih terasa. Banyak orang yang baru belajar menikmati kopi hitam menyukai lungo karena volumenya lebih banyak.

Americano
Americano di buat dengan mencampurkan espresso dan air panas.
Takaran standar:
1 shot espresso = 30 ml
Air panas = 90 sampai 120 ml
Total minuman = sekitar 120 sampai 150 ml
Kalau kamu merasa espresso terlalu kuat tetapi tetap ingin menikmati kopi tanpa susu, americano bisa menjadi jalan tengah yang nyaman.
Wah, minuman satu ini juga sering menjadi teman lembur karena rasanya tetap ringan meskipun kandungan kopinya cukup terasa.

Cappuccino
Cappuccino termasuk minuman kopi paling populer di dunia.
Takaran klasik cappuccino:
1 shot espresso = 30 ml
Susu cair = 60 ml
Busa susu = 60 ml
Total sekitar 150 ml
Yang membuat cappuccino unik adalah keseimbangan antara kopi, susu, dan foam atau busa susu.
Kalau kamu melihat cappuccino dengan gelas besar berisi 300 ml, sebenarnya itu sudah mengalami banyak modifikasi dari resep tradisionalnya.

Latte
Latte menjadi favorit banyak orang yang baru mulai minum kopi.
Takaran latte:
1 shot espresso = 30 ml
Susu steamed = 180 sampai 240 ml
Foam tipis sekitar 1 cm
Total minuman sekitar 240 sampai 300 ml
Karena susu mendominasi komposisi, rasa kopi pada latte lebih lembut dan tidak terlalu tajam.
Nah, inilah alasan mengapa latte sering menjadi menu pertama yang dicoba oleh banyak orang sebelum beralih ke kopi yang lebih kuat.
Flat White, Si Pendiam yang Mulai Naik Daun
Meskipun belum sepopuler latte, flat white memiliki penggemar yang cukup fanatik.
Takaran flat white:
Double shot espresso = 60 ml
Susu steamed = 120 sampai 150 ml
Microfoam tipis
Total sekitar 180 sampai 210 ml
Perbedaannya dengan latte ada pada rasio kopi yang lebih tinggi. Hasilnya, rasa kopi lebih terasa meskipun tetap creamy.
Kalau kamu merasa latte terlalu milky, flat white mungkin lebih cocok.

Piccolo Latte

Nama piccolo berasal dari bahasa Italia yang berarti kecil.
Takaran piccolo latte:
1 ristretto = 20 ml
Susu steamed = 80 sampai 100 ml
Total sekitar 100 sampai 120 ml
Ukurannya memang mungil, tetapi rasa kopinya cukup dominan. Banyak penikmat kopi spesialti menyukai piccolo karena keseimbangan antara kekuatan kopi dan kelembutan susu.
Mocha
Nah, kalau kamu suka rasa manis, mocha wajib masuk daftar favorit.
Takaran mocha:
1 shot espresso = 30 ml
Saus cokelat = 20 sampai 30 ml
Susu steamed = 150 sampai 180 ml
Whipped cream opsional
Mocha sering dianggap sebagai jembatan antara kopi dan minuman pencuci mulut. Rasanya lebih ramah bagi orang yang belum terbiasa dengan kopi pahit.
Macchiato, Sedikit Susu Banyak Karakter
Macchiato memiliki arti “bernoda” atau “ditandai”.
Takaran macchiato:
1 shot espresso = 30 ml
Foam susu = 5 sampai 15 ml
Berbeda dengan latte atau cappuccino, susu pada macchiato hanya berfungsi sebagai pelengkap. Fokus utamanya tetap pada karakter espresso.
Wah, minuman ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati rasa kopi murni tetapi sedikit lebih lembut.

Memahami Takaran Membuat Pengalaman Ngopi Lebih Seru

Saat melihat menu kopi yang panjang di sebuah kedai, sekarang kamu sudah punya gambaran mengenai perbedaannya. Ternyata yang membedakan bukan hanya nama, tetapi juga takaran espresso, susu, air, hingga busa susu yang digunakan.
Nah, memahami komposisi ini membuat kamu lebih mudah menemukan kopi favorit sesuai selera. Kalau suka rasa kopi yang kuat, espresso, ristretto, atau macchiato bisa jadi pilihan. Kalau lebih suka yang creamy dan ringan, latte atau cappuccino mungkin lebih cocok.
Jadi lain kali saat berada di coffee shop, kamu nggak perlu lagi bingung membaca menu. Bahkan, kamu bisa terlihat lebih paham soal kopi hanya dengan mengetahui takaran di balik setiap cangkir. Seru juga, kan?

Exit mobile version