Site icon Ngalam Life

Kenapa Niacinamide Bisa Di gunakan Pagi dan Malam Hari?

Ada bahan skincare yang baik banget!
Yang Tidak banyak menuntut.
Tidak perlu perlakuan khusus.
Dan yang paling penting, dia bisa bekerja pagi maupun malam.
Namanya niacinamide.
Kamu bisa memakainya setelah bangun tidur.
Bisa juga setelah mencuci wajah sebelum tidur.
Tidak ada alarm yang berbunyi:
“Maaf, niacinamide hanya menerima pasien setelah matahari terbenam.”
Tapi justru karena terlihat fleksibel, banyak orang akhirnya bertanya.
“Kalau boleh pagi dan malam, berarti semakin sering di pakai semakin cepat hasilnya?”
Nah Di sinilah skincare sering berubah menjadi matematika yang salah.
Nah Kalau satu kali bagus, dua kali pasti lebih bagus.
Kalau dua kali bagus, tiga kali mungkin lebih glowing.
Lalu akhirnya, wajah di perlakukan seperti proyek yang harus di kerjakan lembur setiap hari.
Padahal, kulit tidak bekerja dengan sistem lembur.

Niacinamide bukan bahan skincare yang menunggu malam untuk mulai bekerja


Salah satu alasan niacinamide bisa di gunakan pagi dan malam adalah karena bahan ini tidak bergantung pada satu waktu tertentu untuk menjalankan fungsinya.
Niacinamide merupakan bentuk vitamin B3 yang banyak di gunakan dalam produk perawatan kulit. Bahan ini di kenal karena perannya dalam mendukung skin barrier, membantu mengurangi tampilan kemerahan, mengontrol minyak, dan membantu memperbaiki tampilan warna kulit yang tidak merata. Penelitian juga menunjukkan manfaat niacinamide dalam perawatan hiperpigmentasi dan tanda tanda penuaan kulit.


Dengan kata lain, niacinamide bukan seperti bahan yang hanya boleh bekerja ketika matahari sudah tidur.
Ia tidak membutuhkan suasana gelap.
Tidak perlu kamar dengan lampu redup.
Tidak harus di pakai sambil mendengarkan musik meditasi.
Kalau kulitmu cocok, pagi bisa.
Malam juga bisa.
Yang penting, bukan jamnya.
Yang penting adalah bagaimana kulitmu merespons.

Pagi hari, kulitmu sedang berangkat kerja



Bayangkan kulitmu punya jadwal kantor.
Pukul tujuh pagi, dia mulai bekerja.
Keluar rumah.
Bertemu sinar ultraviolet.
Menghadapi polusi.
Bertemu debu.
Berkeringat.
Terkena gesekan masker.
Lalu, mungkin disentuh tanganmu yang sebelumnya baru memegang ponsel, gagang pintu, dan entah apa lagi.
Nah, pada kondisi seperti ini, niacinamide bisa menjadi salah satu bahan yang membantu mendukung pertahanan kulit.
Bukan sebagai superhero yang berdiri di depan wajah sambil menangkis sinar matahari.
Bukan.

Niacinamide bukan sunscreen.


Ini harus jelas.
Kalau kamu memakai niacinamide lalu merasa tidak perlu sunscreen, itu seperti memasang alarm rumah lalu membiarkan pintu terbuka.
Sunscreen memiliki tugas penting untuk membantu melindungi kulit dari paparan radiasi ultraviolet. Niacinamide memiliki fungsi yang berbeda dan dapat menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit. Jadi, keduanya bukan lawan. Justru bisa bekerja dalam rutinitas yang sama.
Jadi, kalau kamu memakai niacinamide pada pagi hari, jangan lupa sunscreen.
Serum boleh.
Perlindungan tetap wajib.

Malam hari, kulit tidak sedang tidur sepenuhnya


Sekarang masuk malam.
Kamu mungkin sudah tidur.
Tetapi kulitmu tidak benar benar berhenti bekerja.
Sepanjang hari, kulit sudah melewati banyak hal.
Sinar matahari.
Keringat.
Polusi.
Minyak.
Makeup.
Sunscreen.
Dan mungkin, drama kecil karena kamu menyentuh jerawat sebanyak 27 kali.
Malam hari menjadi waktu yang praktis untuk membersihkan kulit dan melanjutkan rutinitas perawatan.
Di sinilah niacinamide bisa digunakan lagi.
Bukan karena malam membuat niacinamide berubah menjadi lebih kuat.
Tetapi karena rutinitas malam memberi kesempatan untuk merawat kulit tanpa harus menghadapi aktivitas luar ruangan.
Niacinamide dapat membantu mendukung skin barrier dan membantu merawat tampilan kulit yang tidak merata. Namun, hasilnya bukan sesuatu yang biasanya muncul hanya karena satu kali pemakaian. Konsistensi lebih penting daripada mengejar pemakaian sebanyak mungkin.
Jadi, kalau malam ini kamu memakai niacinamide, lalu besok pagi bercermin dan berkata, “Kok belum berubah?”
Wah.
Kulitmu mungkin sedang ingin berkata:
“Sabar, saya bukan printer.”

Bisa pagi dan malam bukan berarti harus pagi dan malam


Ini kesalahan yang cukup sering terjadi.
Sebuah produk boleh di gunakan dua kali sehari.
Lalu orang merasa harus menggunakannya dua kali sehari.
Padahal, petunjuk penggunaan bukanlah perintah militer.
Kulit setiap orang berbeda.
Ada yang nyaman menggunakan niacinamide pagi dan malam.
Juga ada yang cukup sekali sehari.
Ada juga yang lebih cocok menggunakannya beberapa kali dalam seminggu.
Yang penting adalah melihat respons kulit.
Jika muncul rasa terbakar, kemerahan, gatal, atau iritasi, jangan langsung berpikir bahwa kulitmu sedang “detoks”.
Istilah detoks kulit sering di gunakan untuk menjelaskan berbagai reaksi, padahal tidak semua reaksi negatif berarti proses yang baik.
Kulit yang iritasi tidak selalu sedang beradaptasi.
Kadang kadang, ya memang tidak cocok.
Dan itu bukan kegagalan.
Bisa jadi, produk tersebut memang bukan pasangan yang tepat untuk kulitmu.

Niacinamide itu seperti teman yang fleksibel, tetapi bukan berarti boleh dipaksa



Ada orang yang bisa diajak ke mana saja.
Pagi pergi.
Malam nongkrong.
Besok jalan lagi.
Tetapi kalau setiap hari dipaksa mengikuti jadwal orang lain, tentu lama-lama lelah juga.
Niacinamide kurang lebih begitu.
Bahan ini dikenal cukup fleksibel dan banyak digunakan dalam berbagai rutinitas skincare. Namun, fleksibel bukan berarti kebal terhadap semua kemungkinan iritasi. Konsentrasi produk dan kondisi kulit tetap berpengaruh. Produk dengan konsentrasi niacinamide yang lebih rendah sering menjadi pilihan awal bagi orang yang memiliki kulit sensitif.
Jadi, jangan hanya melihat angka pada kemasan.
Sepuluh persen tidak otomatis berarti dua kali lebih hebat daripada lima persen.
Kulit bukan papan skor.
Tidak ada hadiah untuk siapa pun yang memakai persentase paling tinggi.

Yang sebenarnya penting bukan jamnya, tetapi seluruh rutinitasmu


Misalnya begini.
Kamu memakai niacinamide pagi dan malam.
Tetapi tidak pernah memakai sunscreen.
Sering mencuci wajah terlalu keras.
Menggunakan terlalu banyak bahan aktif sekaligus.
Tidur berantakan.
Lalu berharap satu serum menyelesaikan semuanya.
Nah, ini agak tidak adil.
Kamu meminta satu bahan skincare bekerja sebagai dokter, satpam, tukang renovasi, dan penyelamat kehidupan sekaligus.
Padahal, skincare bekerja sebagai sistem.
Niacinamide punya perannya sendiri.
Pelembap punya tugas sendiri.
Sunscreen punya tugas sendiri.
Pembersih wajah juga punya pekerjaan.
Tidak ada satu bahan yang harus melakukan semuanya.
Karena itu, alasan niacinamide bisa digunakan pagi dan malam bukan karena semakin sering selalu semakin baik.
Alasannya lebih sederhana.
Bahan ini cukup fleksibel untuk dimasukkan ke dalam rutinitas pada dua waktu tersebut, selama kulitmu dapat menerimanya.

Jadi, kapan waktu terbaik memakai niacinamide?


Jawabannya mungkin tidak semenarik yang kamu harapkan.
Waktu terbaik adalah ketika kamu bisa menggunakannya secara konsisten dan kulitmu merasa nyaman.
Kalau kamu lebih rajin skincare pada pagi hari, gunakan pagi.
Lalu Kalau rutinitas malam lebih teratur, gunakan malam.
Kalau kulitmu cocok dua kali sehari, boleh pagi dan malam.
Dan Kalau baru mulai, satu kali sehari juga tidak masalah.
Nah, ini justru bagian yang sering dilupakan.
Skincare bukan tentang siapa yang paling banyak memakai produk.
Bukan juga siapa yang paling panjang rutinitasnya.
Kulit tidak akan memberikan penghargaan karena kamu memiliki 12 langkah skincare.
Kadang kadang, rutinitas yang sederhana justru lebih mudah di pertahankan.
Jadi, kenapa niacinamide bisa digunakan pagi dan malam hari?


Karena fungsi niacinamide tidak terikat pada waktu tertentu. Bahan ini dapat digunakan dalam rutinitas pagi maupun malam, selama sesuai dengan kebutuhan dan toleransi kulitmu. Niacinamide juga bukan pengganti sunscreen, sehingga penggunaan pada pagi hari tetap perlu diikuti perlindungan terhadap sinar ultraviolet.
Dan lho, kamu tidak perlu memperlakukan wajah seperti sedang mengejar deadline.
Pakai niacinamide.
Gunakan sunscreen.
Jaga skin barrier.
Konsisten.
Sabar.
Karena kulit yang sehat biasanya tidak lahir dari satu malam penuh produk.
Ia di bangun dari kebiasaan kecil yang terus di lakukan.
Nah, mungkin masalahnya bukan niacinamide yang kurang sering kamu pakai.
Mungkin kamu hanya terlalu terburu buru ingin melihat hasil dari sesuatu yang memang membutuhkan waktu.
Semoga pembahasan kali ini “Kenapa Niacinamide Bisa Di gunakan Pagi dan Malam Hari?” Bermanfaat untuk kamu ya!

Exit mobile version