Sakit atau nyeri pada bagian kepala adalah sensasi umum yang biasa dirasakan banyak orang. Tapi, tahukah anda jika ada pembagian jenis sakit kepala berdasarkan lokasi nyerinya? Ternyata tidak sembarangan sakit loh! Lokasi munculnya sakit juga menentukan penyebab dari rasa sakit tersebut. Penasaran, kan? Mari simak penjelasannya berikut ini.
Tabel Jenis Sakit Kepala Berdasarkan Lokasi
Jika kita membahas lokasi sakit kepala. Maka ada banyak bagian yang bisa terdampak, seperti bagian depan (jidat), samping, kepala bagian atas hingga leher dan bagian sekitar bola mata. Berbeda lokasi maka beda juga penyebabnya, seperti uraian tabel berikut ini:
Baik, berikut tabel ringkasan jenis sakit kepala berdasarkan lokasi, penyebab, dan pencegahannya:
|
Lokasi Nyeri |
Nama Jenis Sakit Kepala |
Penyebab Utama |
Cara Pencegahan |
|
Dahi (depan) |
Frontal Headache |
Stres, sinusitis, kelelahan mata |
Kurangi stres, atur waktu layar, obati sinusitis |
|
Belakang kepala & leher |
Occipital Headache |
Tegang otot leher, hipertensi, saraf oksipital |
Perbaiki postur tubuh, kelola hipertensi, istirahat cukup |
|
Sisi kiri/kanan kepala |
Temporal Headache |
Migrain, ketegangan otot, stres |
Hindari pemicu migrain, atur pola tidur, kelola stres |
|
Sekitar mata & pelipis |
Periorbital Headache |
Sinusitis, cluster headache, migrain |
Obati sinus, hindari cahaya terang, hindari rokok |
|
Seluruh kepala |
Generalized Headache |
Dehidrasi, stres, kurang tidur, kelelahan |
Minum cukup, tidur teratur, istirahatkan tubuh |
Berikut bukti dan studi ilmiah yang mendukung data pada tabel diatas:
|
Peneliti / Lembaga |
Tahun |
Temuan Utama |
|
American Migraine Foundation |
2018 |
Migrain sering menyerang area frontal dan temporal |
|
Mayo Clinic |
2020 |
Nyeri belakang kepala terkait hipertensi dan otot leher |
|
Journal of Headache and Pain |
2015 |
Sakit kepala sekitar mata berhubungan dengan cluster headache |
|
National Institutes of Health (NIH) |
2017 |
Tidur cukup dan hidrasi mencegah berbagai jenis sakit kepala |
|
WHO |
2022 |
Sakit kepala mempengaruhi lebih dari 50% orang dewasa setiap tahun |
Bagaimana Pencegahannya?
Ada beberapa langkah yang bisa mencegah dan mengurangi munculnya sakit pada kepala seperti:
a. Mengatur Pola Tidur
Tidur teratur 7–8 jam per malam mencegah sakit kepala.
b. Mengurangi Stres
Latihan relaksasi dan meditasi membantu mengurangi ketegangan saraf.
c. Menjaga Hidrasi Tubuh
Minum air yang cukup mencegah dehidrasi pemicu sakit kepala.
d. Menjaga Pola Makan
Makan teratur dan menghindari makanan pemicu seperti MSG, cokelat, atau alkohol mencegah migrain.
e. Mengatur Pencahayaan dan Posisi Tubuh
Menghindari cahaya terang dan posisi duduk yang buruk mencegah kelelahan mata dan otot leher.
f. Menghindari Paparan Berlebihan Layar
Istirahatkan mata setiap 20 menit saat menatap layar.
Sakit kepala dapat dibedakan berdasarkan lokasinya. Penyebabnya beragam tergantung lokasi nyeri. Pencegahan utama meliputi tidur teratur, manajemen stres, dan hidrasi cukup. Sejatinya, masalah sakit kepala ini bisa kita tentukan penyebabnya dan bisa juga kita dengan hidup sehat, loh!
