Site icon Ngalam Life

Narsis Berlebihan? Awas, Bisa Jadi Gangguan Kepribadian Narsistik Loh!

Rasanya, sudah tidak asing jika kita membicarakan tentang kata narsis, bukan? Kata ini mengandung makna dimana seseorang memiliki tingkat percaya diri tinggi. Namun, apakah anda seorang yang narsis atau malah mengidap gangguan kepribadian narsistik? 

Ketahuilah jika gangguan kepribadian seperti ini ada dan hanya 1% orang di dunia mengalaminya. Termasuk langka dong ya? Memang, tapi jika anda salah satunya maka anda butuh bantuan medis loh.

Apa Itu Gangguan Kepribadian Narsistik?

Seseorang bisa saja memiliki kepribadian yang sedikit narsis. Namun, jika masih tergolong normal maka tidak perlu diobati. Sayangnya, tidak sedikit yang abai dan kepribadian mereka ternyata tidak normal dan tergolong narsistik.

Sikap ini bisa anda tentukan dari perasaan pribadi yang menganggap orang lain jauh tidak penting. Bahkan, pengidap gangguan kepribadian ini merasa dirinya paling penting di antara orang lain. 

Sehingga, mereka jarang memiliki rasa empati yang tinggi bahkan terkesan acuh dan abai. Narsis memang bukan hal yang sepenuhnya buruk. Hanya saja, terkadang menganggap diri kita lebih baik daripada orang lain bukanlah hal yang baik.

Bagaimana Ciri-Ciri dan Penangannya?

Jika anda masih pusing membedakan antara perilaku narsis dan gangguan kepribadian ini. Maka, tabel berikut bisa membantu anda:

Ciri-ciri gangguan kepribadian ini bisa kita lihat dari:

Lantas, bagaimana penanganannya? Anda memang tidak bisa melakukan self diagnosis atau mendiagnosa diri sendiri. Tapi, jika anda merasa memiliki sifat narsis yang berlebihan, maka anda bisa konsultasikan ke psikiater atau ke psikolog.

Exit mobile version