Site icon Ngalam Life

Cara Menanam Cabe Hidroponik Dengan Botol Bekas

Untuk menghasilkan cabe berkualitas dan bebas bahaya, maka cara menanam cabe hidroponik cocok anda gunakan. Ini merupakan cara terbaik, mudah dan bisa anda lakukan baik bagi pemula sekalipun. Bahkan, tanpa peralatan hidroponik, kita tetap bisa menggunakan wadah lain seperti botol bekas. Karena, kali ini kita akan membahas bagaimana cara menanam cara cabe hidroponik menggunakan botol bekas berikut ini:

1. Pemilihan Benih 

Hal pertama dalam cara menanam cabe hidroponik ini adalah melakukan pemilihan benih cabe yang nantinya akan anda tanam. Karena, bibit cabe unggulan pastinya akan memberikan hasil panen yang baik. Pilihlah bibit cabe unggulan agar produktifitas tanaman akan kian membaik.  Berikut tips untuk memilih bibit cabe unggulan:

2. Penyemaian Benih 

Setelah menemukan bibit cabe unggulan yang bisa anda jadikan sebagai bibit penanaman hidroponik. Maka proses cara menanam cabe hidroponik selanjutnya adalah penyemaian. Berikut cara penyemaian bibit cabe yang mudah:

3. Pembuatan Wadah Penanaman

Tahapan yang akan anda lakukan ini jika kita tidak ingin menggunakan dan membeli alat-alat hidroponik. Kita bisa menggunakan botol bekas untuk menggantikan sistem hidroponik tersebut. berikut langkahnya:

4. Peracikan Nutrisi 

Hal berikutnya yang perlu anda lakukan adalah peracikan atau membuat larutan nutrisi tanaman cabe hidroponik ini. Nutrisi ini nantinya diperlukan oleh tanaman untuk bisa mendapatkan pertumbuhan dan perkembangan yang maksimal. Untuk itu, ada banyak pupuk hidroponik yang bisa anda temukan di pasaran.

5. Pemindahan Benih 

Ini adalah proses yang penting dalam pertumbuhan bibit secara hidroponik. Berikut cara yang dianjurkan dalam pemindahan bibit cabe hidroponik ke dalam wadah tanam:

6. Perawatan dan Pemeliharaan

Nah, hal terakhir yang anda lakukan sebelum melakukan panen adalah melakukan perawatan dan pemeliharaan. Sebenarnya, perawatan yang dilakukan tidaklah sulit, hanya perlu melakukan pengecekan terhadap nutrisi dan buatlah nutrisi selalu tersedia untuk tanaman. Biasanya, butuh waktu 1 hingga 2 minggu untuk pergantian ulang nutrisi hidroponik. 

Tentukan kapan harus mengasingkan tanaman yang terserang penyakit maupun hama dari kelompok tanaman lainnya agar tidak menyebar. Pastikan juga tanaman mendapatkan pencahayaan atau sinar matahari untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Hal-hal tersebut yang perlu anda jaga hingga masa panen tiba. Dan pastinya, melakukan penanaman secara hidroponik juga akan menghasilkan panen yang labih cepat dan lebih banyak. 

Demikianlah panduan cara menanam cabe hidroponik menggunakan botol bekas yang bisa digunakan untuk menghasilkan tanman cabe berkualitas. Tetap penuhi nutrisi dan jaga agar tidak terkena hama maupun penyakit. 

Baca Juga :;8 Tahapan Cara Menanam Kangkung Hidroponik Anti Gagal

Exit mobile version